Membangun Team Learning Pengurus Yayasan Membangun Insan (YASMIN) Kota Bandar Lampung untuk Mewujudkan Produktivitas
Keywords:
team learning, produktivitas, YasminAbstract
Kegiatan ini berfokus pada peningkatan kapasitas pengurus Yayasan Membangun Insan (YASMIN) Kota Bandar Lampung melalui team learning dengan tujuan: 1) Meningkatkan partisipasi/keaktifan pengurus daerah dan anggota Yasmin Kota Bandar Lampung; 2) Meningkatkan efektivitas program kerja sehingga dapat berjalan dengan baik; dan. 3) Membentuk sinergitas program antara pengurus cabang dan pengurus daerah. Metode yang dilakukan terdiri dari tiga tahap: a) Tahap Analisis Situasi dilakukan melalui penelusuran penelitian dan kajian tema yang berkaitan; b) Tahap Intervensi Objek dengan ceramah, focus group discussion, dan pendampingan selama 2 bulan dengan mengangkat tema ceramah yaitu 1) Partisipasi (teori dan praktik), 2) Mental model dan personal mastery, dan 3) Shared vision, team learning; c) Tapah Evaluasi dan Refleksi yang dilakukan dengan pre dan post test sebagai metode pengukuran kuantitatif terhadap perubahan kognisi sebelum dan setelah pelaksanaan. Refleksi dilakukan diakhir kegiatan bertujuan memperkuat komitmen, kesadaran untuk berpartisipasi aktif dalam mewujudkan learning organization. Lokasi kegiatan bertempat di SMP Widyatama Kota Bandar Lampung. Peserta dalam kegiatan PKm ini adalah seluruh Pengurus dan anggota Yayasan Membangun Insan dengan jumlah peserta sebanyak 45 orang. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian ini secara kognitif mampu memberikan dampak positif terhadap pengetahuan pengurus dan anggota organisasi yayasan membangun insan.
Downloads
References
Hartanto. (2020). Hubungan Personal Mastery Dengan Kepemimpinan Pada Organisasi Barekskrim Polri. Jurnal Justitia, 7(4). DOI: http://dx.doi.org/10.31604/justitia.v7i4.856-864
Mulyono, S. & Kresnaini, E. (2015). Memetakan Perubahan Organisasi dalam Desain Learning Organization pada Usaha Kecil Menengah di Kota Malang. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Volume XVIII.
Priyadi, R., Diantoro, M. & Parno. (2018). Kajian Literatur: Model Mental Dan Metode Evaluasinya. Jurnal Pendidikan Sains, 6(2). DOI: https://doi.org/10.26714/jps.6.2.2018.70-75
Puspawati, dkk. (2020). Literasi Learning Organization Pada Pengurus Persaudaraan Muslimah (Salimah) Kota Bandar Lampung. Jurnal Pengabdian Dharma Wacana, 1(3). DOI: https://doi.org/10.37295/jpdw.v1i3.40
Senge, P. M. (1996). Disiplin Kelima Seni & Praktek dari Organisasi Pembelajar. Jakarta: Binarupa Aksara.
Settaraming & Rahman. (2014). The Relationship between Personal Mastery and Teachers’ Competencies at Schools in Indonesia. Jurnal of Education and Learning, 8(3). DOI: https://doi.org/10.11591/edulearn.v8i3.264
Sunarta. (2021). Membangun Organisasi Pembelajar. Jurnal Ilmu Manajemen, 18(2): 62-76.
Uniati, M. I. (2014). Learning Organization, Komitmen Pada Organisasi, Kepuasan Kerja, Efektivitas Penerapan Sistem ISO dan Dampaknya Terhadap Kinerja Organisasi (Studi Kasus Staf Administrasi UK Petra Surabaya). Jurnal Manajemen Pemasaran, 8(1).
Wiyono, G. (2017). Strategi Penerapan Organizational Learning Untuk Membentuk Guru Pembelajar di Sekolah. Jurnal Edukasi Elektro.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2022 Vina Karmilasari, Rahayu Sulistiowati, Ani Puspawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
